Sebagai pemilik kucing, melihat bulu anabul rontok dan bertebaran di sofa, pakaian, hingga lantai rumah tentu bisa membuat pusing. Perlu dipahami bahwa kucing memang mengalami pergantian bulu secara alami. Namun, jika kerontokan terjadi berlebihan, bulu terlihat kusam, atau disertai gatal, biasanya ini menjadi tanda bahwa nutrisi yang dikonsumsi belum optimal.
Pepatah “apa yang dimakan mencerminkan kesehatan” juga berlaku bagi kucing. Cara paling efektif mengatasi bulu rontok bukan hanya dengan memandikan, melainkan dengan memperkuat akar bulu dan kesehatan kulit dari dalam melalui makanan kucing yang tepat.
Artikel ini diperbarui untuk menyesuaikan tren nutrisi kucing serta produk yang paling banyak digunakan pemilik kucing di Indonesia menjelang tahun 2026.
Penyebab Bulu Kucing Rontok Berlebihan
Beberapa penyebab umum bulu kucing rontok antara lain:
- Kekurangan asam lemak omega 3 dan omega 6
- Protein hewani berkualitas rendah
- Kulit sensitif atau alergi makanan
- Kekurangan vitamin B, zinc, dan biotin
- Stres, jamur, atau parasit (kutu)
Jika penyebab utamanya adalah nutrisi, maka mengganti makanan kucing adalah langkah paling efektif untuk jangka panjang.
Apa yang Berubah pada Makanan Kucing Menjelang 2026?
Menjelang 2026, tren makanan kucing semakin mengarah pada:
- Protein hewani sebagai bahan utama
- Formula grain-free atau limited ingredient
- Fokus pada kesehatan kulit dan bulu
- Minim filler, pewarna, dan perasa buatan
Karena itu, memilih makanan kucing tidak lagi hanya soal kenyang, tetapi fungsi nutrisi jangka panjang.
Rekomendasi Makanan Kucing Terbaik untuk Bulu Rontok & Kulit Sensitif
- Royal Canin Hair & Skin Care
Royal Canin dikenal luas karena formulanya yang dirancang khusus untuk kebutuhan kesehatan tertentu, termasuk masalah kulit dan bulu.
Keunggulan:
- Mengandung vitamin B kompleks, zinc, dan asam amino
- Membantu menjaga skin barrier alami
- Berdasarkan klaim produsen, dapat membantu memperbaiki kondisi bulu dalam beberapa minggu*
Estimasi Harga di Shopee:
- Rp64.000 – Rp85.000 (Freshpack 400 gr)
- Rp345.000 – Rp390.000 (Freshpack 2 kg)
👉 Cocok untuk kucing indoor yang sering rontok dan bulu terlihat kusam.
2. Pro Plan Derma Plus (Optiderma)
Pro Plan Derma Plus sering direkomendasikan untuk kucing dengan kulit sensitif dan masalah gatal.
Keunggulan:
- Kaya omega 3 dan omega 6
- Membantu mengurangi iritasi kulit
- Membantu mengontrol hairball
- Rp230.000 – Rp250.000 (Freshpack 1,5 – 2,5 kg, tergantung promo)
- Rp18.500 – Rp20.000 (Wet food pouch 85 gr)
👉 Ideal untuk kucing berbulu panjang dan sering menjilat tubuhnya.
3. Equilibrio Skin & Coat (Persian / Adult)
Equilibrio dikenal sebagai makanan kucing super premium dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Keunggulan:
- Mengandung minyak ikan berkualitas
- Membantu mengurangi bau kotoran
- Cocok untuk kucing ras Persian dan longhair
- Rp90.000 – Rp115.000 (Freshpack 1,5 kg)
- Rp45.000 – Rp60.000 (Repack 1 kg)
👉 Pilihan best value untuk pemilik kucing dengan budget terbatas.
4. Nature Bridge Beauty Cat Food (All Life Stages)
Bagi pemilik kucing yang menyukai pendekatan natural dan holistic, Nature Bridge menjadi alternatif menarik.
Keunggulan:
- Tanpa pengawet kimia berbahaya
- Mengandung rumput laut untuk menajamkan warna bulu
- Aman untuk semua usia kucing
Estimasi Harga di Shopee:
- Rp155.000 – Rp175.000 (Freshpack 1,5 kg)
👉 Cocok untuk kucing dengan bulu kusam dan kurang berkilau.
5. Wellness CORE Grain-Free (Salmon & Herring)
Wellness CORE adalah pilihan premium untuk kucing dengan alergi biji-bijian.
Keunggulan:
- Grain-free (tanpa gandum dan jagung)
- Protein tinggi dari salmon asli
- Mendukung pertumbuhan bulu yang lebih tebal dan sehat
Estimasi Harga di Shopee:
- Rp450.000 – Rp550.000 (5 lbs / ±2,2 kg)
- Rp95.000 – Rp105.000 (Wet food kaleng)
👉 Sangat cocok untuk kucing dengan rontok parah atau alergi makanan.
Setiap kucing memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Untuk memudahkan Anda membandingkan varian, ukuran, dan penawaran terbaik, silakan cek harga terbaru di katalog Shopee kami sebelum stok atau promo berubah.
Tips Tambahan Agar Bulu Kucing Tidak Mudah Rontok
Selain memilih makanan kucing dengan nutrisi yang tepat, perawatan harian juga memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan bulu anabul. Tanpa kebiasaan perawatan yang konsisten, nutrisi terbaik sekalipun tidak akan memberikan hasil maksimal. Oleh karena itu, beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu mengurangi bulu rontok, menjaga bulu tetap bersih, serta mencegah masalah kulit yang lebih serius.- Sisir bulu kucing 1–2 hari sekali
- Ganti makanan secara bertahap (7–10 hari)
- Pastikan kucing cukup minum
- Perhatikan tanda jamur atau kutu
Kesimpulan
Memilih makanan kucing untuk bulu rontok adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan anabul. Nutrisi yang tepat dapat membantu memperkuat akar bulu, menjaga kesehatan kulit, dan membuat bulu terlihat lebih lebat serta berkilau.
Jika setelah mengganti makanan selama sekitar 1 bulan kondisi bulu tidak membaik atau muncul kebotakan, segera konsultasikan ke dokter hewan untuk memastikan tidak ada masalah jamur atau parasit.
👉 Apakah kucing Anda sudah pernah mencoba salah satu merek di atas?
Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar agar bisa membantu pemilik kucing lainnya.
Disclosure
Artikel ini mengandung tautan afiliasi. Harga dan ketersediaan produk dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penjual di marketplace.





Post a Comment