Sacred Relic - Part 8


“Seorang  dari ras undead Vampire duduk diruang tahta kerajaan dan menyambut kami, 2 pilihan yang diberikan kepada kami , tunduk atau mati, kami menertawakan hal itu , hal itu membuat dia tak senang, aku tak tau apa yang terjadi 3 orang dari kami mati secara misterius, pertempuran melawan undead itupun  terjadi, tak kupercaya dia merupakan undead yang sangat sulit dikalahkan , mengetahui kekuatannya tak sebanding dengan kami, beberapa dari kami mencoba melarikan diri, termasuk diriku, hal yang ini merupakan hal yang memalukan bagi petualang bebas di guild lepas, aku yang selamat tak bisa menampakkan wajahku ke kerajaan karena kehilangan rekan² dan aku memutuskan untuk tinggal didesa terlantar ini”,ershin

Terbawa suasana yang tegang, akupun terdiam memikirkan hal yang menurutku aneh yang tak kujumpai dikehidupan sebelumnya.

“Aku tak memiliki kekuatan yang cukup saat ini, bisa membuat desa ini bertahan saja sudah menjadi hal yang luar biasa bagiku, dan untukmu ryu, jika kerajaan  tak memberikan hasil pada apa yang kau cari, mulailah perjalanmu untuk mencarinya karena informasi tidak hanya tersedia pada kerajaan rokku, banyak kerajaan yang bisa kau datangi untuk mencari informasi yang kau butuhkan. Kudengar ras elf memiliki banyak pengetahuan tentang dunia karena mereka dapat hidup lama didunia, untuk menuju kerajaan elf kurasa mentri kerajaan rokku dapat membantumu, hmmmm kusarankan kau beristirahat dari perjalanan jauhmu, selamat datang kembali ke gubuk ini, hahahaha”.

Saat itu kuputuskan untuk bermalam didesa Reka , dibawah sinar rembulan aku memikirkan jalan yang harus kulalui untuk dapat kembali, tetapi pikiran lain datang apakah aku harus kembali atau mungkin tetap berada pada dunia ini……. , malam itu sekumpulan orang datang kedesa , setiap warga berkumpul di halaman desa untuk mengetahui apa yang terjadi, para prajurit pelindung benteng bagian selatan  dengan beberapa prajurit yang cidera , mengabarkan bahwa benteng selatan telah dikalahkan oleh uruk ( sejenis makhluk dari ras orc ), para tentara menyarankan penduduk untuk segera pindah kekerajaan, para penduduk desa melakukan musyawarah dengan kepala desa, dan saat itu juga memutuskan untuk pergi ke kerajaan rokku pagi hari.

Malam itu warga bersiap – siap mengemas barang bawaan mereka , beberapa prajurit mendata warga yang akan mengikuti perjalanan, “ Hey kau…. “ suara salah satu orang prajurit berteriak ke arahku, “ tunggu !!! “. “ ya ada yang bisa ku bantu.. ?”, dengan tatapan mengintimidasi  prajurit itu memeriksa ku…., “cincinmu dari mana kau berasal … ?“ , sambil tetap meraba ku dengan matanya ,” aku berasal dari tempat yang jauh , aku seorang petualang lepas.. “ , kutunjukkan pin silver kepada prajurit itu , “ ooh maaf , saya tidak mengetahuinya , maaf telah mengganggu waktumu” , nada prajurit berubah, “ bisakah anda menemui kapten kami… ? “, kuterima tawarannya untuk menemui kapten prajurit itu.  

Post a comment

0 Comments