Sacred Relic - Part 4


Meskipun tak seberapa , sepertinya aktingku sudah cukup menjatuhkan mental para bandit baru itu . Semua barang jarahan telah dinaikkan dan bandit segera pergi menuju belahan bukit yang terlihat penuh dengan pohon.

"Terimakasih anak muda, kau telah menyelamatkan hidupku dan cucuku", kakek tua, "Tak usah dipikirkan kek, asalkan tidak ada lagi pertumpahan darah di daerah ini" , teringat kata² paman ershin sepertinya keren juga jika aku menggunakannya, shishishi. "Baiklah anak muda, aku akan mengantarmu ke kerajaan Rokku", " ngomong - ngomong apakah anda akan mendaftar menjadi tentara bayaran kerajaan ?, karena cucuku juga akan mendaftar menjadi tentara bayaran" "Aku tidak tertarik dengan peperangan kek, ada informasi yang harus ku cari dikerajaan"," tapi mungkin kakek bisa memberitahuku tentang dunia disini"

"Tak banyak yang ku ketahui, aku merupakan seorang pedagang, sebelum terjadi peperangan, setiap bangsa hidup dengan damai tanpa saling melihat dari mana dia berasal, saling bekerja sama tanpa memandang ras apa dia, yang ku tahu peperangan terjadi karena penemuan baru tentang artefak yang dinilai memiliki kekuatan magis yang bisa memperkuat kerajaan dan bahkan membuat kerajaan tak terkalahkan, tiap kerajaan saling mencari dan memperebutkan artefak yang ditemukan". 

Meneguk air dalam kendi dan si kakek melanjutkan ceritanya,

"Dalam kerajaan terdapat mentri - mentri magis, yang memantrai tiap penduduk agar dapat dikenali dari mana  dia berasal dan status sosialnya, mantra tersebut berbentuk cincin yang kita gunakan saat ini, hmmmm ngomong - ngomong soal cincin , sepertinya anda berasal dari luar pulau ini ya ?"

"Sepertinya begitu kek , aku bahkan tidak mengenali tempat ini",

"Akan sangat sulit bagimu dimasa ini jika tidak berada di daerah asalmu, tapi bagimu itu tidak masalah karena pin yang kau gunakan, pin itu memberikan perlindungan pada siapa saja yang menggunakannya dia tidak akan terkena masalah serius dengan kerajaan, karena sebelum perang dimulai para petualang luar sangat berjasa bagi tiap kerajaan, dan pin itu juga merupakan tanda persatuan tiap kerajaan sebelum perang dimulai, hmmmmmh , aku merindukan masa - masa damai",
 "Kek , apa maksudmu dengan ras sebelum peperangan..... ?",

"Anda tahu, dunia ini begitu luas, bahkan akupun tak mempercayainya ketika waktu itu , saat itu aku hanya bertemu dengan ras elf dan merman, tetapi aku percaya diluar sana masih banyak ras - ras lain yang hidup"

Post a comment

0 Comments