Jepang Akan Mengadakan Turnamen Esports Pertamanya Untuk Para Pemain Yang Kekurangan Fisik



Berkompetitif dibidang game terus tumbuh dan memiliki popularitas tinggi, Di Jepang kini membuat program Esport yang selangkah lebih maju dengan mengorganisir turnamen khusus untuk para pemain yang memiliki kemampuan berbeda. 

Program ini ditujukan agar mereka yang memiliki kekurangan fisik berkesempatan mempunyai karir dibidang game.

Pertama kalinya kompetisi Esports untuk para pesaing yang kekurangan fisik akan berlangsung pada 31 Agustus selama berlangsungnya Festival Gunma Esport di Takasaki, dengan hadiah utama 1 juta yen atau sekitar $9.300. 

Game yang akan dikompetisikan yaitu League of Legends, yang akan menampilkan empat tim yang beranggotakan lima orang.


Festival Gunma Esports mendapat partisipasi dari Onelife Inc., yang bembuat dan menyediakan peralatan komputer khusus dibuat bagi para gamer yang kekurangan fisik.

Pada bulan November 2018 lalu Onelife juga membuka pusat pelatihan bagi para pemain yang tidak mampu untuk mengasah keterampilan mereka, hal merupakan cerminan dari organisasi yang berada di Amerika yaitu Able Gamers yang telah didirikan sejak tahun 2004.

Festival Gunma Esport berharap dapat menghubungkan jarak antara gamer yang normal dengan gamer yang kekurangan fisik, dengan berencana  untuk menciptakan kompetisi yang menampilkan kedua kelompok di kemudian hari.


Salah satu peserta dalam festival, Ryuya Koshizuka, menderita kelemahan otot dan menggunakan mulutnya untuk mengarakkan controller.
"Awalnya sulit diingat, tapi sekarang, saya bisa menggunakannya," kata Koshizuka tentang perangkat khusus . "Aku berharap bisa memenangkan turnamen." Jelasnya.

Koshizuka bukan satu-satunya gamer kekurangan fisik yang  menggunakan mulutnya untuk bermain game Street Fighter V, Mike 'Brolylegs' Begum juga menggunakan lidahnya untuk menggerakkan controller DualShock 4nya di turnamen, setelah tampil di Capcom’s "Street Fighter League" Season 1 di musim panas ini.


Meskipun tidak semua peralatan gaming mudah digunakan, organisasi seperti Onelife dan Able Gamers yang membantu membuat peralatan bagi para esports seperti Brolylegs dan Koshizuka.

Gunma Esports Festival juga berperan penting dalam mengembangkan sayap diranah Esport pagi para player berkebutuhan khusus, yang sudah mendapatkan lisensi dari JESU lembaga Esport di Jepang pada tahun 2018.




Post a comment

0 Comments